Tips Aman Berhubungan Intim Meski Punya Osteoporosis

Tips Aman Berhubungan Intim Meski Punya Osteoporosis

Kehidupan seks untuk orang osteoporosis memang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Orang yang memiliki osteoporosis harus lebih berhati-hati ketika berhubungan intim agar tidak merusak atau memperparah keadaan tulang. Namun, Anda yang punya osteoporosis tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa menikmati kehidupan seks yang penuh gairah bersama pasangan Anda, asal posisi seks yang dilakukan tepat dan aman.

Sekilas tentang osteoporosis

risiko osteoporosis

Menurut International Osteoporosis Foundation, osteoporosis adalah penyakit tulang yang terjadi ketika kepadatan dan kualitas tulang semakin berkurang. Osteoporosis yang disebut juga dengan kondisi tulang keropos lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan pria. Ketika tulang semakin banyak porinya atau keropos, tulang pun semakin rapuh, sehingga risiko untuk patah akan semakin mudah terjadi.

Maka itu, orang dengan osteoporosis harus berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Jika tidak, maka bisa menimbulkan patah tulang, nyeri yang semakin parah, badan jadi semakin membungkuk, sulit bergerak, bahkan sampai menurunkan fungsi paru-paru.

Nah, selain saat tidur, berjalan, mengangkat beban, aktivitas seks juga harus diperhatikan. Untuk mengetahui lebih jauh serba-serbi seks bagi orang osteoporosis, simak terus penjelasan berikut.

Apakah orang dengan osteoporosis boleh berhubungan intim?

mewujudkan fantasi seksual

Seks tentu saja tidak dilarang bagi penderita osteoporosis. Kehidupan seks yang sehat dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan menghilangkan stres, memperbaiki pola tidur, dan melepaskan neurotransmiter (zat kimia otak) yang membuat Anda merasa bahagia.

Menurut dr. Thom Lobe, seorang pendiri dan direktur medis dari Beneveda Medical Group di Beverly Hills, seks memang membantu kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan sistem imun serta mood. Ini juga berlaku bagi orang dengan osteoporosis, mereka juga memiliki kesempatan untuk mendapatkannya asalkan dengan posisi yang tepat.

Lalu bagaimana posisi seks yang baik untuk orang osteoporosis?

mempertahankan kesuburan pria pasien kanker

Dr. Mohammed Selim El-Dakkak, seorang ahi bedah tulang di Gramercy Surgery Center New York mengatakan bahwa posisi seks paling aman bagi orang osteoporosis adalah posisi wanita di atas pria. Tubuh wanita butuh lebih banyak penyesuaian posisi ketika berhubungan seks, sehingga lebih baik bagi wanita untuk mengendalikan bagaimana posisi yang paling nyaman dengan cara berada di atas.

Wanita dengan osteoporosis harus menghindari posisi seks dengan posisi pria di atas, seperti misionaris atau doggy style dengan posisi wanita berbaring tengkurap di bawah pria. Posisi pria di atas akan memberi tekanan yang besar pada pinggul wanita. Maka itu, posisi ini tidak disarankan sebab berbahaya menekan pinggul wanita.

Hal ini berlaku juga sebaliknya. Bila suami yang punya osteoporosis, sebaiknya hindari posisi seks dengan wanita di atas agar tidak terlalu membebani tulang Anda.

Selebihnya Anda dan pasangan menginginkan posisi seks seperti apa bisa disesuaikan sendiri, sesuai dengan kenyamanan Anda berdua. Yang penting jangan membuat tekanan besar pada pasangan yang mengalami osteoporosis.

Anda bisa menggunakan bantal sebagai penyangga. Salah satu posisi seks yang paling minim memberikan beban adalah Anda dan pasangan berbaring, saling berhadapan. Bisa juga dengan posisi spooning, di mana pasangan berbaring tapi wanita memunggungi pria.

Selain mempertimbangkan posisi seks, kunci untuk menjaga seks tetap aman adalah selalu bicarakan dengan pasangan Anda bagaimana kondisi tulang Anda. Beri tahu mana posisi yang membuat Anda tertekan atau sakit, dan mana yang tidak, agar bisa saling menyesuaikan dan menghindari cedera. Anda tidak perlu canggung atau malu, yang penting pasangan Anda mengetahui keterbatasan Anda.

Tips aman berhubungan seks untuk orang osteoporosis

seks aman belum mau hamil

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk jaga keamanan tulang Anda, misalnya:

  • Gunakan bantal atau guling untuk mendukung punggung bagian bawah dan pinggul Anda.
  • Anda juga bisa menggunakan handuk untuk mendukung punggung bawah karena handuk mudah dibentuk atau digulung.
  • Tentukan posisi sejak awal dengan pasangan.
  • Sebaiknya jangan melakukan posisi memutar atau menekuk dari pinggang.
  • Jika Anda merasakan sakit, hentikan dan lakukan gerakan yang lain.
  • Jaga agar pinggul tetap lurus untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang.
  • Untuk lebih aman lagi, sebaiknya diskusikan keluhan Anda dengan fisioterapis atau dokter yang ahli dalam kondisi tulang sebelum melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Baca Juga:

  • 8 Perubahan yang Harus Dilakukan Setelah Anda Didiagnosis Osteoporosis
  • Apakah Benar Menyusui Dapat Menyebabkan Osteoporosis?
  • Hati-Hati, Makan Gula Berlebih Bisa Menyebabkan Osteoporosis

Sumber

admin