Penulis: admin

3 Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk Kesehatan, Berani Coba?

3 Manfaat Terapi Sengat Lebah untuk Kesehatan, Berani Coba?

Disengat lebah tak selalu merugikan bagi Anda karena rasa nyeri hebat yang ditimbulkan sengatan tersebut. Sengatan lebah kini juga dijadikan terapi untuk beberapa kondisi kesehatan tertentu, lho. Terapi sengat lebah adalah jenis terapi alternatif yang menggunakan sengatan lebah pada titik-titik tertentu di tubuh. Terapi ini juga dikenal sebagai terapi racun lebah atau apitherapy.

Manfaat terapi sengat lebah

Menurut beberapa terapis dan ahli sengat lebah, racun lebah mengandung senyawa dengan efek antiradang. Senyawa ini diyakini dapat meningkatkan penyembuhan kondisi tertentu dan mengurangi rasa sakit. Salah satu senyawa yang mengandung sifat antiradang di dalam sengatan lebah adalah melittin.

Selengkapnya, berikut adalah beberapa manfaat dari sengat lebah:

1. Radang sendi atau rematik

Menurut jurnal ilmiah Acupuncture Research pada tahun 2008, sengat lebah bisa membantu mengobati rematik. Penelitian ini melibatkan 100 orang yang memiliki rematik. Para peserta tersebut diberi obat, ada yang menggunakan terapi sengat lebah dan ada yang menggunakan obat rematik pada umumnya.

Setelah tiga bulan pengobatan, kedua kelompok menunjukkan adanya gejala rematik mereka berkurang. Gejala rematik yang berkurang antara lain seperti sendi yang bengkak, sendi terasa kaku, dan nyeri pada sendi. Lalu didapatkan hasil bahwa pasien rematik yang melakukan terapi sengat lebah lebih jarang kambuh dibanding orang yang hanya minum obat-obatan biasa.

2. Multiple sclerosis

Terapi sengat lebah dinyatakan membawa segenap manfaat bagi orang dengan multiple sclerosis menurut penelitian dari jurnal Neurology pada tahun 2005.

Penelitian ini melibatkan 26 pasien multiple sclerosis ini dibagi menjadi dua kelompok. Pertama ada kelompok yang diberi pengobatan terapi sengat lebah, dan yang satu lagi tidak diberikan obat apa pun. Selama 24 minggu masa penelitian, peneliti menemukan bahwa terapi sengat lebah bisa membuat kelompok pertama jadi jarang kambuh dibanding dengan kelompok yang tidak menjalani pengobatan apa pun.

3. Sebagai pereda rasa sakit atau nyeri

Sebuah peneliyian dari Oxford University di tahun 2005 juga menemukan bahwa racun lebah memiliki sifat penghilang rasa sakit yang ampuh. Selain itu, Swedish Medical Center juga menyatakan, bahwa zat adolapin yang ada dalam sengatan lebah memiliki sifat analgesik yang bisa mengurangi atau menghilangkan rasa sakit di beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan.

Ada yang harus diperhatikan sebelum mencoba terapi sengat lebah

Bila Anda menggunakan terapi ini, mungkin Anda akan mengalami reaksi alergi. Dalam beberapa kasus, terapi sengatan lebah dapat memicu syok anafilaktik yang bisa fatal akibatnya.

Terapi sengat lebah juga dikenal menyebabkan rasa sakit atau nyeri parah, serta efek samping lainnya seperti kecemasan, pusing, insomnia, perubahan tekanan darah, dan palpitasi jantung.

Selain itu, ada beberapa kekhawatiran bahwa terapi sengat lebah dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh. Dalam laporan 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Internal Medicine di Korea, peneliti berpendapat bahwa terapi sengat lebah dapat meningkatkan risiko lupus (gangguan autoimun).

Selanjutnya, laporan pada tahun 2011 dari World Journal of Hepatology mengatakan bahwa bahwa terapi lebah mungkin menimbulkan efek beracun bagi organ hati. Maka itu, sangat disarankan bagi Anda untuk konsultasi dulu sebelum menggunakan sengat lebah pada ahli atau terapis profesional.

Baca Juga:

  • 5 Manfaat Propolis, Sahabat Lebah yang Penuh Khasiat
  • Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah
  • Katanya, Terapi Pijat Bisa Menurunkan Tekanan Darah. Bagaimana Caranya?

Sumber

6 Strategi Agar Tak Berlebihan Makan Saat Lebaran

6 Strategi Agar Tak Berlebihan Makan Saat Lebaran

Siapa yang tidak tergoda melihat menu makanan khas Lebaran. Saat Lebaran, biasanya setiap keluarga menyajikan makanan dan kue khas Lebaran, seperti opor, rendang, kue nastar, atau kue putri salju. Makanan-makanan ini tentu menggugah selera makan Anda, sehingga Anda rasanya ingin makan terus dan terus.

Makan saat lebaran bersama keluarga juga jadi kenikmatan tersendiri. Terlebih lagi, saat berkunjung ke rumah saudara, melihat menu makanan yang berbeda-beda, tentu semakin meningkatkan selera makan Anda. Anda seperti ingin mencicipi semua makanan dan makan semakin banyak. Makan berlebihan ini tentu akan memicu kenaikan berat badan Anda.

Apakah Anda mau? Jika tidak, simak ulasan berikut ini untuk menghindari makan berlebih saat Lebaran, agar #HidupEnak setelah Lebaran usai.

Bagaimana menahan diri agar tak berlebihan makan saat lebaran?

1. Kenali pemicu makan berlebih Anda

Anda bisa membuat catatan kapan Anda mulai makan dan makan dengan porsi yang banyak. Catat juga makanan apa yang membuat nafsu makan Anda bertambah. Dengan melakukan ini, Anda akan tahu dengan benar apa yang memicu makan berlebih Anda dan dapat mengatasinya di kemudian hari.

2. Makan dengan perlahan

Jika Anda masih merasa perlu makan, cobalah untuk makan dengan perlahan. Perut Anda sebenarnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memberi sinyal pada otak apakah sudah penuh atau belum. Oleh karena itu, kunyah makanan dengan pelan dan sampai benar-benar lembut untuk ditelan.

Jika Anda mengisi perut Anda dengan terus-menerus, maka perut akan kebingungan kapan harus memberi sinyal tanda kenyang. Akhirnya, Anda menjadi makan lebih banyak.

3. Lakukan aktivitas lain

Anda mungkin tidak bisa mengendalikan diri saat melihat makanan lezat khas Lebaran. Apalagi setelah menjalani puasa sebulan penuh, Anda merasa saatnya makan banyak saat lebaran.

Alih-alih kebanyakan makan saat lebaran, Anda bisa menggantinya dengan melakukan aktivitas lain. Anda bisa berbincang-bincang atau bermain dengan sanak saudara Anda. Anda juga bisa menjauh dari ruangan makan, agar tidak tergoda saat melihat makanan yang lezat.

4. Jadwal makan yang rutin

Saat puasa, Anda makan hanya waktu sahur dan ketika berbuka puasa. Nah, saat Lebaran sebaiknya Anda kembali dengan jadwal makan yang rutin, seperti makan pagi, siang, dan malam, serta mungkin sedikit camilan.

Memiliki jadwal makan yang rutin membantu Anda mengendalikan nafsu makan, sehingga lambung sudah terbiasa dengan waktu-waktu makan tertentu. Hal ini menghindari munculnya lapar palsu yang bisa saja membuat Anda makan berlebih.

5. Atur porsi makan Anda

Supaya tak berlebihan makan saat lebaran, gunakan piring atau wadah makan yang lebih kecil dari biasanya untuk mengatur porsi makan Anda. Jadi, piring makan Anda hanya dapat menampung sedikit makanan saja dan mencegah Anda untuk makan berlebih.

6. Tidur yang cukup

Saat Anda lelah, Anda bisa makan lebih banyak dari biasanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur memiliki hubungan langsung dengan peningkatan stres dan makan emosional pada wanita.

Orang yang tidur nyenyak, sekitar 7-8 jam setiap malam, makan dengan porsi yang normal dibandingkan dengan orang yang kurang tidur. Oleh karena itu, saat puasa pastikan Anda tidur dengan cukup, sehingga ketika Lebaran datang Anda tidak merasa kelelahan karena kurang tidur.

Baca Juga:

  • 3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat
  • Tidak Ingin Berat Badan Naik Setelah Lebaran? Ikuti 3 Tips Ini
  • Nutrisi Apa yang Paling Dibutuhkan Tubuh Saat Puasa?

Sumber

Area Vagina Terasa Nyeri? Awas, Bisa Jadi Gejala Radang Vulva

Area Vagina Terasa Nyeri? Awas, Bisa Jadi Gejala Radang Vulva

Vestibulitis adalah suatu kondisi yang menyebabkan kemerahan dan nyeri pada vestibulum. Ini juga termasuk sebuah kondisi peradangan kulit, sehingga nantinya kelenjar pada folikel rambut akan mensekresi lendir yang ditemukan di kulit.

Kelenjar yang mensekresi lendir disebut kelenjar vestibular. Vestibulitis bisa terjadi di semua bagian tubuh yang terdapat bulu atau rambut, tapi yang paling sering terjadi ada di bagian vulva (bagian luar vagina) atau permukaan vagina dan rongga hidung.

Vestibulitis pada vagina

Vestibulitis yang tejadi di vulva bisa menyerang wanita dari segala usia, dan kondisi ini sering disebut sebagai sindrom vestibulitis vulva, yang merupakan salah satu tipe vulvodynia. Sindrom ini dapat terjadi baik pada wanita yang aktif secara seksual dan juga pada wanita yang tidak aktif secara seksual.

Ada dua jenis vestibulitis pada vagina:

1. Vulvodynia generalisata

Kondisi ini merupakan rasa nyeri yang ada di berbagai area vulva pada waktu yang berbeda. Nyeri ini bisa muncul sering atau sesekali saja, berbeda-beda kondisinya pada tiap orang. Terkadang nyeri di bagian vagina ini bisa dipicu karena vagina disentuh, tapi kadang tanpa disentuh vagina akan terasa sakit.

2. Vulvodynia lokal

Ini adalah kondisi nyeri di satu area vulva. Sering kali muncul rasa perih dan nyerinya kadang muncul kalau vagina ditekan atau disentuh. Biasanya muncul saat Anda berhubungan intim atau duduk terlalu lama.

Apa yang menyebabkan vestibulitis pada vagina?

Dokter atau ahli belum menemukan penyebab vulvodynia ini secara pasti. Belum ada bukti yang menyatakan bahwa kondisi nyeri pada vagina ini disebabkan oleh infeksi atau penyakit seks menular. Akan tetapi, para ahli menduga kuat bahwa sindrom ini disebabkan oleh hal berikut ini:

  • Iritasi
  • Munculnya sel abnormal pada vulva yang disebabkan oleh infeksi
  • Faktor genetik yang membuat vulva rentan mengalami peradangan
  • Hipersensitivitas atau infeksi jamur
  • Kejang otot
  • Perubahan hormonal
  • Sering mengonsumsi obat antibiotik

Bagaimana cara mengatasi vulvodynia?

Ada hal-hal yang bisa meringankan rasa nyeri dan sakit di vulva, antara lain:

  • Hindari area vulva terkena sampo atau sabun
  • Selalu bersihkan bagian permukaan vagina dengan dingin setelah buang air kecil dan berhubungan intim
  • Kenakan celana dalam atau rok yang longgar
  • Jaga vulva tetap bersih dan kering

Vestibulitis juga bisa menyerang folikel di dalam rongga hidung

Vestibulitis juga bisa menyerang rongga hidung Anda. Meskipun kondisi ini mudah diobati, terkadang juga peradangan di rongga hidung ini dapat menyebabkan komplikasi serius.

Nasal vestibulitis juga bisa disebabkan oleh infeksi dari bakteri Staphylococcus yang diakibatkan oleh hal berikut ini:

  • Suka mencabut bulu hidung
  • Mengembuskan hidung secara berlebihan, misalnya ketika pilek
  • Mengupil
  • Akibat tindik hidung

Bagaimana cara mengobatinya?

Kondisi ini pada umumnya bisa diobati dengan penggunakan obat antibiotik oles seperti bacitracin. Penggunaan obat ini sangat mudah, bisa dioleskan ke rongga hidung dengan rutin. Namun, untuk komplikasi yang parah bisa menyebabkan bisul dan memerlukan antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Kadang komplikasi hingga menyebabkan bisul ini memerlukan obat antibiotik oral (minum) seperti mupirocin. Anda mungkin juga perlu mengompres hangat bisul secara rutin, minimal 3 kali sehari selama 15 hingga 20 menit. Ini bertujuan untuk membantu mengeringkan bisul. Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter Anda mungkin perlu melakukan pembedahan.

Baca Juga:

  • Penyebab Vulvodynia, Nyeri Vagina yang Tak Kunjung Hilang
  • Kenapa Alergi Malah Bikin Hidung Mimisan?
  • Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Sumber

4 Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin) untuk Tubuh, Plus Sumber Makanan Terbaiknya

4 Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin) untuk Tubuh, Plus Sumber Makanan Terbaiknya

Vitamin B6, yang juga disebut dengan piridoksin, merupakan salah satu vitamin B kompleks yang berperan penting untuk menjaga kesehatan otak dan sistem saraf. Jika tidak ada vitamin B6, maka tubuh tidak bisa menyerap vitamin B12 sehingga organ tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal. Memangnya, apa saja manfaat vitamin B6 dan dari mana saja vitamin ini bisa didapatkan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Beragam manfaat vitamin B6 untuk kesehatan

meningkatkan fungsi kognitif otak memperkuat memori

Tanpa disadari, vitamin B6 memberikan sejumlah manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Nah, berikut ini adalah berbagai manfaat vitamin B6 untuk kesehatan tubuh, yaitu:

1. Menambah energi

Bagi Anda yang terbiasa bergerak aktif dan rutin berolahraga, Anda tidak boleh melewatkan asupan vitamin B6 harian. Pasalnya, vitamin B6 dapat membantu memecah protein dan meningkatkan metabolisme tubuh. Ketika metabolisme tubuh bekerja lebih cepat, maka energi yang dihasilkan oleh tubuh pun juga akan lebih cepat.

Selain itu, asupan vitamin B6 juga dapat meningkatkan produksi hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dengan demikian, organ-organ tubuh dapat terus ‘bernapas’ dan bekerja secara optimal.

2. Menguatkan fungsi otak

Salah satu manfaat vitamin B6 yang paling utama adalah membantu menguatkan fungsi otak dan daya ingat. Menurut University of Maryland Medical Center, vitamin B6 diperlukan untuk membuat neurotransmitter, bahan kimia yang membawa sinyal dari satu sel saraf ke sel lainnya, seperti dilansir dari Live Science.

Neurotransmitter tersebut dibutuhkan untuk memproses daya ingat dan meningkatkan fungsi otak. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang mengungkapkan adanya keterkaitan antara risiko penyakit Alzheimer terhadap kekurangan vitamin B6.

3. Mencegah penyakit jantung

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kombinasi vitamin B6 dan vitamin B12 dapat membantu mencegah penyakit jantung. Hal ini dikarenakan vitamin B6 berfungsi untuk menurunkan kadar homosistein dalam tubuh.

Homosistein adalah sejenis asam amino yang diproduksi dalam darah. Ketika kadar homosistein dalam darah tinggi, maka asam amino tersebut dapat menumpuk di pembuluh darah dan merusak arteri. Jika tubuh kekurangan vitamin B6, maka homosistein akan terus meningkat dan menyumbat pembuluh darah. Akibatnya, risiko serangan jantung dan stroke tidak dapat dihindari.

4. Mengatasi depresi

Otak membutuhkan asupan vitamin B6 untuk menghasilkan serotonin, suatu neurotransmitter yang dapat meningkatkan suasana hati dan pikiran positif. Ini tentu bermanfaat bagi Anda yang gampang bad mood, atau bahkan mengalami depresi.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan fosfat piridoksal, suatu bentuk vitamin B6, dapat dikaitkan dengan gejala depresi dan gangguan mood. Maka itu, jaga suasana hati Anda dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin B6.

Sumber makanan terbaik yang memberikan manfaat vitamin B6

Vitamin B6 adalah salah satu vitamin yang larut air. Ini artinya, tubuh tidak dapat menyimpan vitamin B6 lebih lama dan akan segera dialirkan bersama dengan cairan tubuh – dan keluar melalui urine.

Agar asupan vitamin B6 dalam tubuh tetap terjaga, Anda bisa memenuhinya dengan mengonsumsi ikan, hati sapi, kentang, daging ayam, kacang-kacangan, dan buah-buahan non-sitrus. Menurut National Institutes of Health’s Office of Dietary Supplements, manfaat vitamin B6 juga bisa didapatkan dari sereal sarapan fortifikasi (diperkaya), alpukat, pepaya, pisang, dan berbagai sayuran hijau.

Berapa banyak asupan vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh?

kesehatan wanita

Kekurangan vitamin B6 dalam tubuh dapat menyebabkan anemia, ruam gatal, dan penurunan sistem kekebalan tubuh. Walaupun kekurangan vitamin B6 ini jarang terjadi, namun bukan berarti Anda bisa menyepelekan vitamin yang satu ini jika ingin tubuh tetap sehat.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, inilah jumlah kebutuhan vitamin B6 yang harus dipenuhi:

  • Bayi dan anak-anak: 0,1 sampai 1,0 mg
  • Laki-laki dewasa: 1,3 sampai 1,7 mg
  • Perempuan dewasa: 1,3 sampai 1,5 mg
  • Ibu hamil: sekitar 1,7 mg
  • Ibu menyusui: sekitar 1,8 mg

Selain lewat makanan, kebutuhan vitamin B6 juga bisa dipenuhi dari suplemen. Namun, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk minum suplemen vitamin B6 setiap hari.

Baca Juga:

  • Pentingnya Vitamin B2 (Riboflavin) Bagi Tubuh dan Sumber Makanannya
  • 9 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin B12
  • Apakah Vitamin B3 Mampu Mencegah Keguguran dan Bayi Cacat?

Sumber

Awas, Gejala Penyakit Gusi Bisa Semakin Parah Kalau Sering Diabaikan

Awas, Gejala Penyakit Gusi Bisa Semakin Parah Kalau Sering Diabaikan

Penyakit gusi adalah salah satu masalah gigi dan mulut yang sering diabaikan. Pasalnya, penyakit gusi tidak selalu menimbulkan sakit, bahkan Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sedang mengalaminya. Akibatnya, Anda akan kembali meneruskan kebiasaan malas gosok gigi atau makan makanan manis yang bisa memperparah gejala penyakit gusi. Memangnya, apa saja gejala penyakit gusi itu? Cari tahu lewat ulasan berikut ini!

Apa itu penyakit gusi?

penyebab gusi berdarah

Penyakit gusi sebagian besar disebabkan oleh kebersihan mulut yang buruk. Ketika Anda malas menggosok gigi dan sering makan makanan manis, bakteri pun lebih mudah tumbuh dan berkembang menjadi plak. Akibatnya, bakteri akan menginfeksi gusi secara perlahan dan merusak gigi.

Selain karena malas gosok gigi, penyakit gusi dapat diperparah oleh kebiasaan merokok. Bahkan, merokok bisa membuat pengobatan penyakit gusi menjadi tidak efektif. Pada beberapa kondisi, Anda menjadi lebih rentan terkena penyakit gusi saat mengidap diabetes, minum obat-obatan tertentu, mengalami perubahan hormon pada wanita, dan karena faktor genetik.

Dilansir dari NHS UK, gusi yang sehat adalah gusi yang berwarna merah muda, kencang, dan menjadi tempat gigi menancap dengan kuat. Gusi yang sehat tentu tidak akan mudah berdarah bila terkena gesekan sikat gigi. Karena itu, perhatikan setiap tanda dan gejala penyakit gusi yang mungkin terjadi pada Anda.

Tanda dan gejala penyakit gusi

gigi copot saat remaja

Gejala penyakit gusi yang paling umum adalah gusi bengkak, kemerahan, sampai mengalami perdarahan. Bila dibiarkan, gejala penyakit gusi akan berkembang menjadi periodontitis hingga penyakit gusi akut.

Tahapan awal penyakit gusi disebut dengan gingivitis. Gingivitis bersifat reversibel atau dapat disembuhkan dengan cara rutin menggosok gigi dengan baik dan benar. Gejala gingivitis umumnya berupa gusi merah, bengkak, dan mudah berdarah saat Anda menyikat gigi atau makan makanan bertekstur keras.

Bila gingivitis tersebut tidak diobati, maka bakteri penyebab penyakit gusi akan menyebar ke jaringan dan tulang yang mendukung gigi. Kondisi ini dikenal sebagai periodontitis atau penyakit periodontal. Gejala penyakit gusi lanjutan atau periodontitis meliputi:

  • Bau mulut (halitosis)
  • Rasa tidak enak di mulut
  • Gigi renggang yang membuat sulit makan
  • Abses gusi atau tumpukan nanah yang muncul di bawah gusi atau gigi

Pada kasus tertentu, gejala penyakit gusi yang dibiarkan akan bertambah parah, menjadi gingivitis ulseratif akut nekrosis (ANUG). Kondisi ini biasanya dialami oleh orang yang tidak pernah menggosok gigi dan mengabaikan pola hidup sehat.

Gejala penyakit gusi ANUG biasanya lebih parah daripada gejala penyakit gusi lainnya, di antaranya:

  • Gusi berdarah
  • Ulkus atau luka yang menimbulkan sakit berkepanjangan
  • Gusi surut hingga menyebabkan gigi terlihat lebih panjang dari sebelumnya
  • Bau mulut
  • Rasa logam di mulut
  • Air liur berlebih
  • Sulit menelan atau berbicara
  • Demam

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit gusi?

periksa gigi sebelum hamil

Saat Anda mulai menyadari gejala penyakit gusi, segera periksakan gigi dan gusi Anda ke dokter. Selama pemeriksaan gigi, doker gigi biasanya akan menilai gejala penyakit gusi dengan melihat:

  • Tingkat perdarahan dan pembengkakan gusi
  • Jarak atau ruang (kantong) antara gusi dan gigi. Gusi yang sehat memiliki kantong berukurang 1 sampai 3 milimeter (mm). Semakin besar dan semakin dalam kantong gusi, semakin banyak pula plak yang akan masuk dan memperparah penyakit gusinya
  • Tingkat kelurusan pertumbuhan gigi
  • Kesehatan tulang rahang, untuk membantu mendeteksi kerusakan tulang di sekitar gigi

Kunci utama untuk mengatasi gejala penyakit gusi adalah dengan rutin menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride. Selain itu, pastikan untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi kepercayaan Anda untuk membantu mencegah perkembangan penyakit gigi dan mulut.

Baca Juga:

  • Awas, Penyakit Gusi Bisa Meningkatkan Risiko Wanita Tidak Subur
  • Awas! Dibiarkan Terus, Stres Bikin Anda Gampang Terkena Penyakit Gusi
  • Berbagai Cara Mengatasi Gusi Gatal, di Rumah dan di Dokter

Sumber

Proses Penuaan Pada Pria dan Wanita Itu Berbeda, Lho. Apa Sebabnya?

Proses Penuaan Pada Pria dan Wanita Itu Berbeda, Lho. Apa Sebabnya?

Seiring bertambahnya umur, pria dan wanita pasti menyadari munculnya tanda-tanda penuaan pada tubuh mereka. Nah, tahukah Anda bila proses penuaan yang terjadi pada pria dan wanita itu berbeda? Bahkan, Anda bisa melihat perbedaanya penuaan yang terjadi pada keduanya. Namun, mengapa proses penuaan pria dan wanita berbeda? Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Penyebab berbedanya proses penuaan pada pria dan wanita

Penuaan akan terjadi ketika seseorang sudah melewati masa pubertas, yaitu kisaran usia 20 tahun. Wanita biasanya mengalami masa pubertas lebih dahulu, yaitu sekitar usia 10 sampai 14 tahun. Sementara pria, mengalami pubertas sekitar usia 12 sampai 16 tahun. Perbedaan waktu terjadinya masa pubertas memungkinkan wanita lebih dulu mengalami perubahan lebih lanjut hingga menjadi lansia.

Setelah pubertas, hormon dalam akan terus berubah dan memengaruhi fungsi seksual. Salah satunya estrogen pada wanita. Pada saat menopause, yaitu sekitar usia 50 tahun, indung telur sudah berhenti memproduksi sel telur sekaligus hormon estrogen. Jadi, wanita yang sudah menopause sudah tidak akan mengalami menstruasi dan tidak bisa memiliki anak. Gejala menopause meliputi kelelahan, vagina kering, dan gairah seks menurun.

Sementara pada pria, hormon testosteron yang mencegah penuaan berkurang secara lebih bertahap. Kadarnya turun sekitar satu persen setiap tahun setelah pria berusia 30 tahun. Fase penuaan seksual pada pria disebut dengan andropause. Gejalanya meliputi disfungsi ereksi (impoten) dan menurunnya gairah seks. Berbeda dengan wanita, pria yang sudah mengalami andropause tetap menghasilkan sel sperma sampai usia tua sehingga masih bisa memberikan keturunan.

memanjakan lansia

Perbedaan penuaan fisik pada pria dan wanita yang bisa Anda amati

Perubahan hormon yang terjadi pada pria dan wanita itu berbeda, sehingga proses penuaan pada kedua jenis kelamin ini berbeda. Berikut perbedaannya secara lebih rinci.

1. Wanita lebih dulu menunjukkan penuaan pada kulit

Setelah menopause, hormon estrogen yang sudah tidak diproduksi lagi. Ini menyebabkan kulit kehilangan kolagen lebih banyak. Kolagen adalah protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah penuaan. Karena kehilangan kolagen, kulit menjadi keriput. Inilah sebabnya wanita lebih cepat menunjukkan keriput di wajah.

Sementara pria masih terus memproduksi testosteron walaupun sudah mengalami andropause. Hormon tersebut menjaga kulit pria tetap kencang sehingga lebih lama untuk mengalami keriput. Selain itu, kulit pria juga memiliki kolagen yang lebih padat dan proses penuaan pada kulit terjadi lebih lambat.

2. Pria lebih dulu kehilangan massa otot

Dilansir dari Huffington Post, menurut National Institute of Health, kehilangan massa otot terjadi setelah usia 30 tahun. Pria yang mengalami penurunan testosteron setelah usia 30 tahun akan lebih dulu kehilangan massa otot. Hormon testosteron yang seharusnya menopang otot akan terus berkurang dan massa otot pun menjadi berkurang.

Sementara itu, wanita akan mengalami kehilangan massa otot menjelang menopause terjadi, yaitu sekitar usia 50 tahun. Kehilangan massa otot menyebabkan berat tubuh mengalami penurunan. Ini juga dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

3. Pria lebih dulu mengalami kebotakan

Kerontokan rambut disebabkan oleh hormon, genetik, dan juga usia. Seiring bertambah usia, rambut kian lama kian menipis. Diperkirakan bahwa pria akan mengalami kerontokan rambut sampai ketika usia 40 sampai 50 tahun dan berakhir dengan kebotakan.

Kerontokan juga dialami oleh wanita yang semakin tua, tapi kebotakan sangat jarang dialami. Biasanya rambut akan menjadi lebih tipis dan lebih lurus setelah mengalami menopause.

Baca Juga:

  • 5 Tanda Tubuh Anda Sudah Mulai Mengalami Penuaan
  • Bagaimana Merokok Bisa Bikin Kulit Mengalami Penuaan Dini?
  • 5 Kiat Cerdas Menangkal Efek Penuaan Kulit yang Wajib Diterapkan Mulai Hari Ini

Sumber

Tips Aman Berhubungan Intim Meski Punya Osteoporosis

Tips Aman Berhubungan Intim Meski Punya Osteoporosis

Kehidupan seks untuk orang osteoporosis memang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Orang yang memiliki osteoporosis harus lebih berhati-hati ketika berhubungan intim agar tidak merusak atau memperparah keadaan tulang. Namun, Anda yang punya osteoporosis tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa menikmati kehidupan seks yang penuh gairah bersama pasangan Anda, asal posisi seks yang dilakukan tepat dan aman.

Sekilas tentang osteoporosis

risiko osteoporosis

Menurut International Osteoporosis Foundation, osteoporosis adalah penyakit tulang yang terjadi ketika kepadatan dan kualitas tulang semakin berkurang. Osteoporosis yang disebut juga dengan kondisi tulang keropos lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan pria. Ketika tulang semakin banyak porinya atau keropos, tulang pun semakin rapuh, sehingga risiko untuk patah akan semakin mudah terjadi.

Maka itu, orang dengan osteoporosis harus berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Jika tidak, maka bisa menimbulkan patah tulang, nyeri yang semakin parah, badan jadi semakin membungkuk, sulit bergerak, bahkan sampai menurunkan fungsi paru-paru.

Nah, selain saat tidur, berjalan, mengangkat beban, aktivitas seks juga harus diperhatikan. Untuk mengetahui lebih jauh serba-serbi seks bagi orang osteoporosis, simak terus penjelasan berikut.

Apakah orang dengan osteoporosis boleh berhubungan intim?

mewujudkan fantasi seksual

Seks tentu saja tidak dilarang bagi penderita osteoporosis. Kehidupan seks yang sehat dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan menghilangkan stres, memperbaiki pola tidur, dan melepaskan neurotransmiter (zat kimia otak) yang membuat Anda merasa bahagia.

Menurut dr. Thom Lobe, seorang pendiri dan direktur medis dari Beneveda Medical Group di Beverly Hills, seks memang membantu kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan sistem imun serta mood. Ini juga berlaku bagi orang dengan osteoporosis, mereka juga memiliki kesempatan untuk mendapatkannya asalkan dengan posisi yang tepat.

Lalu bagaimana posisi seks yang baik untuk orang osteoporosis?

mempertahankan kesuburan pria pasien kanker

Dr. Mohammed Selim El-Dakkak, seorang ahi bedah tulang di Gramercy Surgery Center New York mengatakan bahwa posisi seks paling aman bagi orang osteoporosis adalah posisi wanita di atas pria. Tubuh wanita butuh lebih banyak penyesuaian posisi ketika berhubungan seks, sehingga lebih baik bagi wanita untuk mengendalikan bagaimana posisi yang paling nyaman dengan cara berada di atas.

Wanita dengan osteoporosis harus menghindari posisi seks dengan posisi pria di atas, seperti misionaris atau doggy style dengan posisi wanita berbaring tengkurap di bawah pria. Posisi pria di atas akan memberi tekanan yang besar pada pinggul wanita. Maka itu, posisi ini tidak disarankan sebab berbahaya menekan pinggul wanita.

Hal ini berlaku juga sebaliknya. Bila suami yang punya osteoporosis, sebaiknya hindari posisi seks dengan wanita di atas agar tidak terlalu membebani tulang Anda.

Selebihnya Anda dan pasangan menginginkan posisi seks seperti apa bisa disesuaikan sendiri, sesuai dengan kenyamanan Anda berdua. Yang penting jangan membuat tekanan besar pada pasangan yang mengalami osteoporosis.

Anda bisa menggunakan bantal sebagai penyangga. Salah satu posisi seks yang paling minim memberikan beban adalah Anda dan pasangan berbaring, saling berhadapan. Bisa juga dengan posisi spooning, di mana pasangan berbaring tapi wanita memunggungi pria.

Selain mempertimbangkan posisi seks, kunci untuk menjaga seks tetap aman adalah selalu bicarakan dengan pasangan Anda bagaimana kondisi tulang Anda. Beri tahu mana posisi yang membuat Anda tertekan atau sakit, dan mana yang tidak, agar bisa saling menyesuaikan dan menghindari cedera. Anda tidak perlu canggung atau malu, yang penting pasangan Anda mengetahui keterbatasan Anda.

Tips aman berhubungan seks untuk orang osteoporosis

seks aman belum mau hamil

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk jaga keamanan tulang Anda, misalnya:

  • Gunakan bantal atau guling untuk mendukung punggung bagian bawah dan pinggul Anda.
  • Anda juga bisa menggunakan handuk untuk mendukung punggung bawah karena handuk mudah dibentuk atau digulung.
  • Tentukan posisi sejak awal dengan pasangan.
  • Sebaiknya jangan melakukan posisi memutar atau menekuk dari pinggang.
  • Jika Anda merasakan sakit, hentikan dan lakukan gerakan yang lain.
  • Jaga agar pinggul tetap lurus untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang.
  • Untuk lebih aman lagi, sebaiknya diskusikan keluhan Anda dengan fisioterapis atau dokter yang ahli dalam kondisi tulang sebelum melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Baca Juga:

  • 8 Perubahan yang Harus Dilakukan Setelah Anda Didiagnosis Osteoporosis
  • Apakah Benar Menyusui Dapat Menyebabkan Osteoporosis?
  • Hati-Hati, Makan Gula Berlebih Bisa Menyebabkan Osteoporosis

Sumber

Sampai Berapa Lama Kadar Alkohol Masih Bertahan Dalam Tubuh?

Sampai Berapa Lama Kadar Alkohol Masih Bertahan Dalam Tubuh?

Mengetahui berapa lama kadar alkohol bertahan dalam tubuh sangat penting untuk mencegah adanya interaksi berbahaya dengan obat-obatan yang akan Anda minum. Apalagi jika Anda ingin melaksanakan tes kesehatan. Tubuh harus siap, bersih dari kadar alkohol. Ini juga penting agar Anda bisa mengira-ngira kapan Anda sudah bisa mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin setelah minum minuman yang mengandung alkohol.

Maka itu, perhatikan kapan terakhir Anda minum alkohol dan berapa lama kadar alkohol tersebut masih akan bertahan pada tubuh Anda.

Berapa lama kadar alkohol bisa terdeteksi di dalam tubuh?

Berapa lamanya kadar alkohol bertahan dalam tubuh tergantung pada jenis tes apa yang dilakukan. Berikut ini adalah perkiran rentang waktu sampai kapan alkohol dapat dideteksi dengan masing-masing tes yang dilakukan:

  • Dalam napas. Alkohol dapat dideteksi dalam napas melalui tes breathlyzer hingga 24 jam ke depan setelah minum alkohol.
  • Dalam urine. Alkohol dapat dideteksi dalam urine selama 3- 5 hari melalui tes etil glukonorida (EGT) metabolit. Sedangkan melalui cara tradisional, kadar alkohol masih akan terdeteksi dalam urine hingga 10-12 jam setelah Anda minum-minum.
  • Di dalam aliran darah. Alkohol dapat dideteksi dalam tes darah hingga 12 jam setelah minum alkohol.
  • Di air liur. Dalam tes air liur, kadar alkohol masih bisa dideteksi positif hingga 1-5 hari ke depan.
  • Di rambut. Ya, alkohol masih dapat dideteksi dalam tubuh saat tes obat folikel rambut hingga 90 hari sesudah Anda menenggak minuman beralkohol.

Bagaimana minuman beralkohol diserap dalam tubuh?

Saat Anda mengonsumsi minuman beralkohol, pertama-tama alkohol akan masuk ke dalam sistem pencernaan. Akan tetapi, alkohol tidak dicerna seperti makanan dan minuman lainnya. Sekitar 20 persen alkohol dari segelas minuman Anda langsung masuk ke dalam pembuluh darah. Dari pembuluh darah langsung dibawa ke otak. Sedangkan 80 persen sisanya masuk ke dalam usus halus, selanjutnya baru masuk ke aliran darah.

Ketika alkohol masuk ke aliran darah, tubuh akan mulai memprosesnya dengan kecepatan 20 mg/dL per jam. Itu berarti kalau kadar alkohol dalam darah Anda ada 40 mg/dL, maka diperlukan waktu sekitar dua jam untuk memecah dan memproses alkoholnya.

Tubuh cenderung menyerap alkohol lebih mudah daripada mengeluarkan alkohol. Tubuh hanya bisa mengeluarkan atau membersihkan kadar alkohol sebesar 0,016 persen setiap jam.

Contohnya, seseorang yang berat badannya 68 kg minum segelas alkohol. Orang tersebut akan mengalami peningkatan kadar alkohol dalam darah sekitar 0,02 persen tapi tubuhnya hanya bisa mengeluarkan kadar alkohol 0,016 persen setiap jam. Oleh karena itu, jika Anda minum lebih dari satu gelas per jam, maka konsentrasi alkohol dalam darah (blood alcohol concentration) Anda akan terus meningkat dengan cepat.

Bagaimana tubuh mengeluarkan alkohol?

Tahap terakhir, alkohol di dalam tubuh akan dibuang keluar melalui proses penyaringan yang dilakukan organ hati. Jika ada gangguan pada organ hati Anda, maka proses pembersihan alkohol ini akan melambat atau terganggu. Tingkat metabolisme ini juga akan dipengaruhi oleh ukuran hati Anda dan seberapa sehat kondisi hati Anda.

Tubuh memproses alkohol dengan melakukan oksidasi etanol dari senyawa asetaldehida menjadi asam asetat, kemudian asam asetat diubah menjadi karbon dioksida dan air. Sekitar 5 persen alkohol yang Anda minum nanti akan dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat, napas, urine, feses, maupun air liur.

Apa saja yang memengaruhi kemampuan tubuh mencerna alkohol?

Seberapa lama alkohol dicerna dalam tubuh setiap orang sebenarnya berbeda-beda. Ini semua tergantung pada beberapa faktor seperti kondisi kesehatan. Lebih jelasnya, berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi seberapa cepat tubuh mengolah alkohol.

  • Jenis kelamin. Dalam sebuah penelitian oleh tim ahli dari John Hopkins University, perempuan lebih cepat mencerna alkohol daripada laki-laki.
  • Massa lemak dalam tubuh.
  • Usia. Sistem pencernaan anak-anak masih dalam tahap perkembangan sehingga belum bisa mencerna alkohol sebaik orang dewasa.
  • Seberapa banyak alkohol yang Anda minum.
  • Kandungan lemak dari makanan sebelumnya yang Anda makan.
  • Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi.
  • Seberapa cepat Anda meminum alkohol tersebut.

Baca Juga:

  • 7 Tips Mencegah Hangover Setelah Minum Alkohol
  • Muka Merah Habis Minum Alkohol Bisa Jadi Tanda Kelainan, Bukan Karena Tak Biasa Minum
  • Kenapa Tak Boleh Minum Kopi Setelah Menenggak Alkohol?

Sumber

Apakah Terapi Stem Cell Bisa untuk Membesarkan Penis?

Apakah Terapi Stem Cell Bisa untuk Membesarkan Penis?

Anda mungkin salah satu dari sejumlah pria yang merasa khawatir akan ukuran penisnya yang terlalu kecil. Karena itu, banyak yang mencari cara untuk membesarkan penis dengan berbagai cara. Salah satu cara terbaru yaitu dengan suntik stem cell atau sel punca. Namun, apakah terapi ini benar efektif? Simak ulasannya di sini.

Sekilas mengenai stem cell

Stem cell atau sel punca adalah sel kosong dan belum memiliki fungsi apa pun. Sementara sebagian besar sel di dalam tubuh adalah sel yang terdiferensiasi, yang sudah dapat menjalankan fungsinya pada organ tertentu. Misalnya, sel darah merah secara khusus dirancang untuk membawa oksigen melalui darah.

Stem cell adalah sel yang belum melewati proses diferensiasi, dan belum memiliki tanggung jawab apa pun. Proses diferensiasi merupakan proses pembelahan sel yang terus menerus yang mempunyai fungsi tertentu dalam organ tubuh. Sel ini memiliki kemampuan untuk membagi dan membuat jumlah salinan sel yang tidak terbatas. Sel lain di dalam tubuh hanya dapat bereplikasi dalam jumlah terbatas sebelum mulai rusak.

Ketika sebuah stem cell membelah, sel ini dapat menjadi stem cell atau berubah menjadi sel yang berbeda, seperti sel otot atau sel darah merah yang telah terdiferensiasi. Oleh karena inilah, terapi stem cell sekarang sudah mulai banyak digunakan sebagai pengobatan penyakit tertentu.

Suntik sel punca untuk membesarkan penis

Seperti tidak puas dengan khasiat yang diberikan pil atau cara lain untuk membesarkan penis, seorang ahli kebugaran tubuh asal Amerika Serikat (AS) Ben Greenfield melakukan percobaan pada dirinya sendiri. Ben menyuntikkan sel punca pada penisnya dengan tujuan meningkatkan ukuran penis menjadi lebih besar.

Ben Greenfield memperoleh sel punca dengan mengambil sel-sel lemak tubuh dan memisahkan sel puncanya. Sel punca yang telah dipisahkan kemudian disuntikkan ke ujung penisnya. Akan tetapi, memangnya metode ini benar-benar ampuh?

Jawabannya ya, stem cell atau terapi sel punca telah digunakan secara efektif untuk mengobati disfungsi ereksi (impotensi) pada pria. Selain itu, sel punca juga dimanfaatkan dalam operasi plastik.

Stem cell untuk membesarkan penis dilakukan sesuai standar prosedur bedah kosmetik, yaitu dengan mengombinasikan lemak yang dikumpulkan melalui sedot lemak dengan sel punca dari tubuh Anda sendiri.

Hal inilah yang membuat banyak orang mempercayai kegunaan sel punca. Karena menggunakan sel tubuh sendiri (bukan milik orang lain), maka kemungkinan tubuh menolak sel yang baru ditanamkan dalam tubuh akan berkurang.

Maka dari itu, cara ini dianggap minim risiko dan memberikan cara yang lebih alami ketimbang menggunakan cara lain. Meski begitu, efeknya pada pertambahan ukuran penis baik panjang dan lebar belum diteliti sampai sekarang. Masih diperlukan penelitian pasti untuk mengetahui manfaat stem cell dalam membesarkan penis.

Beberapa cara membesarkan penis

Bila terapi sel punca belum diketahui ampuh membesarkan penis, adakah cara-cara lain untuk membesarkan penis laki-laki? Nah, ini dia daftarnya.

  • Pompa vakum dapat memberikan peningkatan ukuran penis dengan memompa darah ke batang penis hingga membengkak dan mengeras layaknya penis yang ereksi. Anda kemudian diharuskan menjepit penis dengan sebuah cincin ketat, seperti turniket, untuk menjaga supaya darah tidak mengalir kembali ke tubuh atas. Keampuhan alat ini hanya saat cincin ketat itu dijepitkan ke penis. Jika cincin tersebut dilepas, penis sangat mungkin kembali seperti semula. Jangan melakukan penjepitan dengan cincin lebih dari 20 menit, karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan di penis. Sebenarnya alat ini memang hanya diperuntukkan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Namun belum ada bukti bahwa alat ini bisa memperbesar ukuran penis.
  • Menggantungkan beban pada penis, ukuran penis yang lebih besar dapat dicapai dengan menggunakan beban yang digantungkan dari ujung penis secara berulang dari waktu ke waktu. Mungkin akan sedikit menyakitkan, namun alternatif non-obat ini tercatat merupakan metode tertua dalam upaya membesarkan ukuran penis.
  • Suplemen atau krim topikal dari dokter mungkin bisa membantu Anda menjaga ereksi sehingga penis jadi membesar.
  • Bedah plastik biasanya dilakukan bila ada kelainan, cedera, atau penyakit tertentu pada area penis. Sebenarnya ukuran penis sendiri sudah ditentukan lewat faktor genetik dan pertumbuhan Anda di masa kecil. Maka, biasanya pengobatan yang dilakukan di masa dewasa hanya bisa membantu mempertahankan ereksi, bukannya membuat penis jadi lebih besar.

Baca Juga:

  • Benarkah Ada Cara Membesarkan Penis yang Efektif?
  • Apa Benar Minyak Lintah Bisa Membesarkan Penis? Apa Risikonya?
  • Minyak Belacak untuk Membesarkan Penis, Apakah Efektif?

Sumber

Seberapa Manjur Horny Goat Weed untuk Atasi Impotensi Pada Pria?

Seberapa Manjur Horny Goat Weed untuk Atasi Impotensi Pada Pria?

Horny goat weed merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dari mulai mengusir rasa lelah hingga mengobati impotensi atau disfungsi ereksi. Namun, benarkah manfaat horny goat weed sebagai obat dari disfungsi ereksi pada pria?

Apa itu horny goat weed?

Horny goat weed adalah tanaman herbal yang berasal dari spesies Epimedium grandiflorum yang banyak tumbuh di Cina dan dataran Asia lainnya. Epimedium mengandung bahan aktif yang disebut icariin. Senyawa inilah yang menghasilkan berbagai manfaat kesehatan saat dikonsumsi. Bahkan, icariin sendiri disebut-sebut mampu mengobati masalah seksual pria yang selama ini ditakutkan, yaitu impotensi.

horny goat weed

Selain dianggap manjur untuk atasi impotensi, manfaat horny goat weed lainnya mampu membantu obati beberapa kondisi kesehatan tertentu yaitu:

  • Hipertensi
  • Aterosklerosis
  • Libido rendah baik pada pria maupun wanita
  • Gejala menopause
  • Osteoporosis
  • Cedera otak
  • Kelelahan

Biasanya, tanaman herbal ini dikemas dalam berbagai bentuk dari mulai tablet, kapsul, bubuk, hingga dibuat sebagai teh.

Benarkah manfaat horny goat weed ampuh mengatasi impotensi?

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan penis untuk mencapai dan mempertahankan ereksi. Kondisi ini bisa menjadi pukulan keras bagi pria karena secara otomatis kepercayaan dan harga dirinya akan menurun bahkan hilang.

Oleh sebab itu, banyak cara dilakukan untuk mengatasi masalah seksual yang satu ini. Manfaat horny goat weed yang disebut-sebut mampu mengatasi impotensi tentu saja menjadi harapan besar bagi banyak pria di luar sana yang mengalami masalah disfungsi ereksi. Lantas, apakah herbal yang satu ini benar-benar ampuh mengatasi impotensi?

Dikutip dari WebMD, sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bukti bahwa senyawa aktif dalam horny goat weed, icariin, mampu menghambat enzim phosphodiesterase (PDE5) yang membatasi aliran darah ke penis dan menghalangi pelebaran arteri di penis. Oleh sebab itu, berkat senyawa icariin di dalam horny goat weed, darah bisa masuk dengan mudah ke dalam arteri dan tiga silinder di penis hingga akhirnya mampu menciptakan ereksi.

penis ereksi terlalu lama tanda priapismus

Selain itu, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine juga menyelidiki dampak herbal ini pada tikus. Hasilnya, para peneliti menemukan fakta bahwa tikus yang diberikan ekstrak horny goat weed menunjukkan peningkatan fungsi ereksi.

Sehingga, meskipun penelitian mengenai efektivitas tanaman ini terhadap pengobatan disfungsi ereksi masih sangat terbatas, tetapi penggunaan Epimedium untuk mengatasi impotensi cukup terbukti ampuh. Terlebih penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini dapat bekerja lebih baik dan menghasilkan sedikit efek samping dibandingkan dengan obat disfungsi ereksi lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa obat impotensi alami ini hanya akan memberikan efek yang sementara, bukan permanen. Sehingga Anda tetap membutuhkan obat dokter sebagai perawatan utama.

Adakah efek samping yang ditimbulkan dari honey goat weed?

Honey goat weed pada dasarnya aman untuk dikonsumsi. Namun, usahakan untuk tidak menggunakannya dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya, penggunaan dalam jangka waktu yang panjang terlebih dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan berbagai gejala seperti:

  • Pusing
  • Detak jantung tidak teratur
  • Tekanan darah rendah
  • Mulut kering
  • Mimisan
  • Kejang
  • Gagal napas

Oleh karena itu, jangan minum suplemen ini dalam waktu yang lama. Anda bisa meminumnya sesuai dengan dosis dan aturan yang tertera di kemasan. Pasalnya, belum ada penelitian yang menetapkan dosis khusus untuk tanaman herbal ini.

Namun, beberapa penelitian yang telah dilakukan menyebutkan dosis aman sekitar 6 sampai 15 gram sehari. Anda bisa mencobanya selama satu bulan untuk melihat efek yang dihasilkannya.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi horny goat weed. Terlebih lagi jika Anda juga dalam pengobatan medis atau mengonsumsi obat-obatan rutin, seperti aspirin, pil KB, obat hipertensi, obat kolesterol, obat penurun hormon tiroid dan obat anti depresan.

Hal ini dikarenakan horny goat weed akan berinteraksi dengan obat-obatan tersebut, sehingga efek kerja obat tersebut akan berkurang. Selain itu, perlu waspada jika Anda juga sedang mengonsumsi obat nitrogliserin karena jika diminum bersamaan dengan horny goat weed bisa mengakibatkan tekanan darah menurun drastis dan berisiko fatal.

Baca Juga:

  • 5 Tanaman Herbal Terbaik untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi
  • Apakah Vakum Penis Aman dan Efektif Untuk Mengatasi Impotensi?
  • 6 Pilihan Minyak Esensial Terbaik untuk Mengatasi Impotensi
  • 5 Penyebab Impotensi di Usia Muda

Sumber