Penulis: admin

Mengapa Jumlah Penderita Kanker di Dunia Terus Bertambah?

Mengapa Jumlah Penderita Kanker di Dunia Terus Bertambah?

Kanker adalah salah satu penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya kian meningkat. Menurut Indonesian Journal of Cancer tahun 2017, terdapat 14 juta kasus baru kanker dengan 8,2 juta kematian akibat kanker di dunia. Bahkan diperkirakan angka ini akan terus meningkat hingga 70 persen dalam 20 tahun mendatang. Lantas, mengapa semakin banyak orang terkena kanker di dunia? Berikut penjelasannya.

Kenapa semakin banyak orang yang terkena kanker?

Menurut Dr. Bhavesh Balar, seorang ahli hematologi dan onkologi di CentraState Medical Center di Freehold, Amerika Serikat, semakin banyak orang di dunia yang didiagnosis menderita kanker. Angka kasusnya diperkirakan mencapai 14,5 juta kasus di Amerika Serikat. Tiga alasan utama yang menyebabkan angka penderita kanker terus bertambah adalah sebagai berikut:

1. Kanker banyak dialami oleh usia tua, setiap orang pun terus bertambah usianya

Sama seperti penyakit jantung, kanker banyak diderita oleh populasi usia tua. Sekitar 77 persen dari semua jenis kanker ditemukan pada orang berusia di atas 55 tahun. Artinya, semakin bertambahnya usia, maka risiko kanker juga mengalami peningkatan.

Semakin panjang usia hidup Anda, maka semakin banyak pula waktu yang mungkin Anda habiskan untuk melakukan pola hidup yang tidak sehat. Contohnya lebih banyak makan makanan cepat saji, lebih malas berolahraga, dan sebagainya. Belum lagi bila ada riwayat kanker dalam keluarga, sehingga Anda menjadi lebih berisiko mengembangkan kanker di masa mendatang.

Menurut National Cancer Institute, para lansia memiliki harapan hidup rata-rata sekitar 79 tahun. Sayangnya, kanker banyak merenggut nyawa di usia 73 tahun.

2. Obesitas dan pola hidup tidak sehat menjadi gerbang pemicu kanker

Penyebab kedua bertambahnya jumlah penderita kanker adalah karena pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Misalnya, diet yang tidak tepat, kurang berolahraga, merokok, konsumsi alkohol, dan kelebihan berat badan.

Pada tahun 2014, American Society of Clinical Oncology (ASCO) menerbitkan sebuah laporan yang mengingatkan bahwa obesitas berpeluang menjadi faktor risiko nomor satu untuk kejadian kanker, menggantikan kebiasaan merokok. Obesitas merupakan faktor risiko terbesar untuk beberapa jenis kanker, di antaranya kanker payudara (setelah menopause), kanker kolon dan rektum, kanker esofagus, kanker endometrium, kanker pankreas, kanker ginjal, kanker tiroid, dan kanker kantung empedu.

3. Beberapa jenis kanker sedang ‘naik daun’

Walaupun kini sudah banyak orang yang sadar dengan upaya pencegahan kanker, ada beberapa jenis kanker yang kasusnya sedang menguat di dunia. Jenis kanker yang sedang berkembang pesat adalah sebagai berikut:

Human papillomavirus (HPV)

Infeksi HPV lebih umum dikenal sebagai virus penyebab kanker serviks. Namun jangan salah, virus HPV juga dapat menyebabkan jenis kanker lainnya. Ini disebabkan karena virus HPV terdiri dari 130 tipe HPV dengan 40 mutasi yang berbeda.

Infeksi virus HPV membuat sel tubuh berkembang secara abnormal. Jika sistem imun Anda optimal, maka tubuh dapat melawan infeksi HPV secara alami dan mengembalikan pertumbuhan sel menjadi normal. Namun sebaliknya, sistem imun yang rendah membuat tubuh tidak dapat membasmi virus HPV. Akibatnya, infeksi sel terjadi secara terus-menerus dan berkembang menjadi kanker selama bertahun-tahun.

Virus HPV juga dapat menyebabkan seseorang terkena kanker otak, kanker leher, dan kanker di bagian belakang tenggorokan – terutama di dasar lidah dan amandel. Sementara itu, virus HPV ini lebih sering menyebabkan seseorang terkena kanker serviks, kanker vagina, kanker vulva, kanker anus, dan kanker penis.

Adenokarsinoma gastroesofagus (kanker lambung)

Salah satu jenis kanker yang sedang ‘naik daun’ baru-baru ini adalah kanker yang menyerang organ pencernaan seperti pankreas, hati, ginjal, dan bagian lambung. Hal ini diduga karena pola makan yang buruk, pemilihan bahan makanan yang tidak tepat, dan meningkatkanya infeksi Helicobacter pylori (bakteri yang meningkatkan risiko kanker perut).

Kanker yang tumbuh di bagian lambung biasanya sangat sulit didiagnosis. Pasalnya, gejala yang muncul mirip dengan gejala penyakit perut lainnya, seperti irritable bowel syndrome (gangguan usus) dan refluks asam lambung. Karena itulah, kanker di organ pencernaan dapat mudah menyebar, tidak terdiagnosis, dan tidak segera ditangani.

Kanker kulit

Kanker kulit sebenarnya dapat dicegah dengan baik, salah satunya dengan penggunaan tabir surya sebelum bepergian. Meski demikian, kasus kanker kulit di Amerika Serikat sedang meningkat sejak tahun 2001. Tiga jenis kanker kulit yang paling umum adalah jenis melanoma, karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa di bagian kepala, wajah, leher, tangan, dan lengan. Penyebabnya diduga karena faktor penggunaan kosmetik tertentu yang mengandung bahan kimia penyebab kanker.

Baca Juga:

  • Apa yang Terjadi Pada Tubuh Saat Terkena Kanker Serviks?
  • Hati-hati, Makin Banyak Ibu Hamil Terkena Kanker Paru
  • Gaya Hidup Seperti Apa yang Meningkatkan Risiko Terkena Kanker?

Sumber : HelloSehat

Daging Wagyu, Tak Hanya Memanjakan Lidah Tapi Juga Kaya Nutrisi

Daging Wagyu, Tak Hanya Memanjakan Lidah Tapi Juga Kaya Nutrisi

Daging wagyu terkenal dengan tekstur daging yang lembut dan empuk. Lalu, apakah jenis daging ini tergolong lebih sehat? Apa saja kandungan nutrisi daging wagyu yang katanya lebih sehat dibanding dengan daging lainnya? Yuk, kenalan dengan jenis daging ini untuk mengetahui jawabannya.

Apakah daging wagyu lebih sehat?

Daging wagyu adalah jenis daging sapi asal Jepang yang memiliki pola marmer yang khas. Meski begitu, daging wagyu juga ada yang berasal dari Australia dan Amerika serikat. Nama Wagyu sendiri diambil dari bahasa Jepang “Wa” yang berarti Jepang dan “Gyu” yang berarti daging atau ternak.

Daging wagyu dikenal dengan tekstur dagingnya yang lembut dan pola dagingnya yang menyerupai marmer. Pola marmer tersebut dihasilkan dari kandungan lemak tak jenuh. Inilah yang memberikan rasa daging sapi ini menjadi beraroma gurih dan terasa lumer di mulut.

Lalu, apakah jenis daging ini tergolong sehat? Penelitian menunjukkan bahwa daging wagyu mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 dan omega-6, serta lebih banyak asam lemak tak jenuh tunggal dibandingkan daging sapi lainnya.

Persentase asam lemak memengaruhi tekstur dan rasa makanan di mulut, terutama pada daging. Ini salah satu alasan mengapa daging sapi jenis ini dianggap sebagai daging sapi terbaik dan terenak.

Asam lemak tak jenuh membantu mengendalikan tekanan darah dan menjaga suhu tubuh tetap normal. Serta kandungan asam lemak tak jenuh tunggal pada makanan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, peningkatan asam lemak omega-3 dan omega-6 membantu pencernaan trigliserida dan kolesterol.

Protein dalam daging wagyu dapat membantu menjaga otot dan membakar lemak, karena dapat meningkatkan asupan oksigen, produksi energi, dan tingkat metabolisme.

Mengenal kandungan nutrisi daging wagyu

Satu porsi daging wagyu (yang berasal dari jepang) atau sekitar 113 gram, mengandung sebanyak 280 kalori. Sedangkan dalam 1 porsi (113 gram) daging wagyu yang berasal dari Amerika, terdapat kalori sebesar 330 kalori.

nutrisi daging wagyu
sumber: CNN

Tak hanya cenderung punya kalori yang rendah, kandungan nutrisi daging wagyu juga sangat banyak. Apa saja?

Lemak

WHO menyarankan total asupan lemak tidak lebih dari 30 persen dari total kebutuhan kalori per hari. Sedangkan kadar lemak jenuh tidak boleh lebih dari 10 persen dari total asupan lemak dalam sehari dan harus memperbanyak asupan lemak tak jenuh. Ini setara dengan 67 gram lemak per hari yang terdiri dari 22 gram lemak jenuh dan sisanya lemak tak jenuh.

Jika dibandingkan dengan kandungan lemak dalam satu porsi daging wagyu, maka terdapat sebanyak 20 gram lemak total dan 8 gram lemak jenuh. Mengonsumsi daging jenis ini masih cukup aman bagi kadar lemak total. Namun hati-hati jangan sampai berlebihan, karena bila Anda mengonsumsi lemak jenuh melebihi batas normal dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.

Protein

Berdasarkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah sekitar 56-59 gram per hari untuk perempuan dan 62-66 gram per hari untuk laki-laki.

Sementara itu satu porsi daging wagyu setara memiliki 22 gram protein. Ini setara dengan 30-40 persen kebutuhan protein harian Anda. Sebagai sumber protein hewani, daging wagyu mengandung semua asam amino esensial, yang menjadikannya sumber protein yang lengkap.

Zat besi

Zat besi adalah salah satu mineral tubuh yang berguna untuk pembentukan sel darah merah yang memiliki peran mengangkut oksigen ke dalam tubuh. Maka itu, kekurangan zat besi dapat menyebabkan Anda mudah lelah dan kekebalan tubuh menurun. Bagi Anda yang mengalami anemia, Anda harus mengonsumsi makanan sumber zat besi agar cepat pulih.

Kebutuhan zat besi untuk laki-laki dewasa dan perempuan di atas usia 51 tahun membutuhkan 8 miligram zat besi per hari, dan perempuan berusia antara 19-50 tahun membutuhkan 18 miligram zat besi per hari. Nah, daging wagyu bisa jadi pilihan sumber zat besi yang baik karena mengandung 10 persen kebutuhan zat besi harian Anda, atau sekitar 2 miligram per hari.

Natrium

Daging sapi wagyu mengandung sekitar 60 gram natrium. Meskipun beberapa orang peka terhadap garam dan perlu memerhatikan asupan natriumnya tapi tubuh Anda tetap memerlukan zat mineral ini.

Natrium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, yang berperan dalam mendinginkan tubuh Anda saat berkeringat dan membantu mengirimkan sinyal ke sistem saraf.

Baca Juga:

  • Potongan Daging Sapi Apa yang Paling Sehat dan Lemaknya Sedikit?
  • Cairan Merah Pada Steak Daging Bukan Darah. Lantas, Apa Aman Dikonsumsi?
  • Alternatif Pengganti Daging Dalam Menu Makanan Anak Anda

Sumber : HelloSehat

5 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Paling Umum

5 Penyebab Sakit Tenggorokan Sebelah yang Paling Umum

Sakit tenggorokan rasanya menjengkelkan dan menyiksa. Terlebih jika hanya satu sisi saja yang terasa sakit. Berikut beberapa penyebab sakit tenggorokan sebelah yang paling umum.

Kondisi yang menyebabkan sakit tenggorokan sebelah

1. Postnasal drip (lendir di belakang hidung dan tenggorokan)

Postnasal drip adalah penumpukan lendir di belakang hidung dan tenggorokan yang menetes ke dalam tenggorokan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh rhinitis alergi atau infeksi tertentu.

Jika lendir yang menumpuk tidak bisa mengalir dengan baik, maka saluran tenggorokan akan tersumbat dan menyebabkan batuk. Ini bisa menyebabkan tenggorokan sakit sebelah, terutama di pagi hari setelah tidur dengan posisi miring.

Postnasal drip diatasi dengan mengobati penyebabnya. Sementara itu, Anda bisa meredakan gejalanya dengan minum dekongestan, seperti pseudoephedrine untuk mengencerkan lendir tersebut.

2. Radang amandel

Anda memiliki dua buah amandel (tonsil) yang ada di setiap sisi tenggorokan, tepat di belakang lidah. Ketika salah satu amandel meradang dan membengkak karena infeksi virus atau bakteri, tenggorokan akan terasa sakit di sisi amandel tersebut.

Sebagian besar radang amandel akibat virus dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar 10 hari. Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk meredakan gejalanya, atau dengan berkumur pakai air garam. Radang amandel yang diakibatkan infeksi bakteri bisa ditangani dengan antibiotik resep dokter.

3. Abses peritonsil

Abses peritonsil adalah infeksi bakteri yang biasanya berwujud benjolan berisi nanah yang tumbuh di dekat salah satu amandel Anda. Kondisi ini paling sering ditemukan pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda.

Abses peritonsil dapat menyebabkan sakit tenggorokan sebelah. Rasa sakit biasanya jauh lebih buruk pada sisi amandel yang terkena.

Orang dengan kondisi ini memerlukan perhatian medis segera. Dokter Anda kemungkinan akan menggunakan jarum atau sayatan kecil untuk mengalirkan nanah dari daerah yang terkena. Anda mungkin juga diresepkan antibiotik setelah abses dikeringkan.

4. Laringitis

Laringitis adalah radang kerongkongan yang disebabkan oleh pembengkakan pita suara sehingga suara menjadi serak. Pita suara bisa meradang karena iritasi akibat terlalu banyak digunakan (untuk bernyanyi, berbicara, bahkan berteriak) atau karena infeksi virus.

Anda memiliki dua pita suara di laring Anda yang biasanya terbuka dan menutup dengan lancar untuk membuat suara. Bila pita suara menjadi bengkak atau teriritasi, selain suara serak Anda juga mungkin mengalami sakit tenggorokan hanya di satu sisi.

Laringitis biasanya hilang dalam waktu 2-3 minggu, tapi penyakit ini dapat bertahan lebih lama, sehingga disebut dengan laringitis kronis. Laringitis kronis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh, tergantung penyebabnya.

5. Pembengkakan kelenjar getah bening

Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya disebabkan oleh infeksi, seperti radang tenggorokan. Terkadang hanya satu kelenjar getah bening yang akan membengkak, menyebabkan sakit tenggorokan di satu sisi saja.

Dalam kasus yang jarang terjadi, pembengkakan kelenjar getah bening mungkin merupakan pertanda adanya masalah kesehatan yang lebih parah, seperti kanker atau HIV. Maka, cara terbaik untuk mengetahui apa penyebab sakit tenggorokan sebelah adalah dengan periksa langsung ke dokter.

Baca Juga:

  • Membedakan Sakit Karena Radang Tenggorokan dan Radang Amandel
  • Mengenal Herpangina, Penyebab Sakit Tenggorokan yang Sering Menyerang Anak
  • Berbagai Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan, Dengan dan Tanpa Obat

Sumber : HelloSehat

4 Jenis Jaringan Manusia dan Masing-masing Fungsinya

4 Jenis Jaringan Manusia dan Masing-masing Fungsinya

Tubuh manusia terdiri dari sel, jaringan, dan organ-organ tubuh. Sel akan membentuk jaringan, kemudian jaringan akan membentuk organ tubuh seperti paru dan jantung. Akan tetapi, sudahkah Anda tahu apa itu jaringan? Jaringan manusia adalah kumpulan sel dengan susunan yang serupa. Sekumpulan sel ini bekerja sama untuk mencapai suatu fungsi tertentu. Pada tubuh manusia, ada empat jenis jaringan utama. Cari tahu lebih jauh soal jaringan manusia dalam ulasan berikut ini.

Apa itu jaringan manusia?

Jaringan manusia adalah kumpulan sel yang membangun tubuh manusia. Jaringan membangun lengan, kaki, tangan, serta organ-organ seperti lapisan lambung, paru-paru, otak, dan lainnya. Setiap bagian tubuh memiliki fungsinya masing-masing. Maka itu, ada banyak jenis jaringan yang menyusun tubuh manusia.

Apabila Anda memperbesar jaringan melalui mikroskop, Anda akan melihat bahwa jaringan manusia adalah kelompok sel-sel yang teratur secara rapi berdasarkan struktur dan fungsi masing-masing. Berdasarkan pengelompokkan sel-sel ini, jaringan dibentuk dan kemudian membangun organ dan bagian tubuh lainnya.

Berbagai jenis jaringan manusia

Seperti yang disebutkan di atas, tubuh manusia terdiri dari 4 jenis jaringan yang berbeda. Keempatnya adalah jaringan otot, jaringan ikat, jaringan epitel, dan jaringan saraf pada tubuh. Berikut masing-masing penjelasannya.

Jaringan otot

Otot adalah jaringan lunak pada tubuh yang membantu mengendalikan pergerakan tubuh. Jaringan otot terdiri dari sel-sel panjang dan berserat yang dapat berkontraksi dan membesar, sehingga dapat membuat desakan pada otot untuk bergerak.

Sel-sel pada jaringan otot tersusun dalam garis sejajar dan terikat, sehingga jaringan otot adalah jaringan yang paling kuat pada tubuh manusia.

Jaringan epitel

Jaringan epitel dapat ditemukan pada tubuh serta lapisan beberapa rongga dan organ internal. Sel-sel epitel ditujukan untuk fungsi tubuh tertentu, termasuk sekresi, penyerapan selektif, proteksi, transport transeluler dan perasa.

Jaringan epitel terbuat dari sel-sel epitel. Sel ini dapat berupa rata atau gepeng, berbentuk kubus atau kolom. Sel-sel menempel dengan erat, membuat lembaran tunggal atau bertumpuk. Seperti selimut yang dijahit rapat, epitelium merupakan pelindung yang sangat baik untuk bagian-bagian tubuh manusia.

Jaringan ikat

Seperti namanya, jaringan ikat berperan dalam memberikan dukungan (support) dan menahan bagian-bagian tubuh agar tetap terikat bersama. Jaringan ini mengisi ruang kosong di antara organ. Beberapa jaringan ikat di antaranya adalah adiposa (lemak); serat kolagen yang menyusun tendon dan ligamen; serta kartilago dan tulang, meliputi jaringan dan sumsum tulang.

Jaringan saraf

Jaringan saraf manusia ditemukan di dalam sistem saraf dan terbuat dari sel-sel khusus yang unik. Seperti sirkuit listrik, sistem saraf menghantarkan sinyal dari saraf ke saraf tulang belakang dan otak. Sel-sel yang dikenal sebagai neuron mengonduksi impuls ini, sehingga Anda dapat menggunakan seluruh indra seperti perabaan, pengecapan, dan pengidu (penciuman).

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

  • Perbaikan Payudara Menggunakan Jaringan Alami
  • 7 Jenis Protein Dalam Tubuh dan Masing-masing Fungsinya
  • Kenali Gangguan Konversi, Ketika Emosi Mengacaukan Fungsi Saraf Anda

Sumber : HelloSehat

Kupas Tuntas Kandungan Gizi dan Manfaat Mengonsumsi Daging Kelinci

Kupas Tuntas Kandungan Gizi dan Manfaat Mengonsumsi Daging Kelinci

Kelinci yang umumnya dijadikan hewan peliharaan biasa dinikmati sebagai lauk teman makan nasi buat sebagian orang. Daging kelinci adalah alternatif sumber protein yang baik selain daging sapi, ayam, atau hewan ternak lainnya. Memang, apa kandungan gizi dan manfaat daging kelinci? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan gizi dan manfaat daging kelinci

Satu porsi sajian daging kelinci mentah seberat 100 gram mengandung kalori sekitar 175 kcal, 33 gram protein, 123 mg kolesterol, dan total lemak 3,5 gram (dengan kandungan lemak jenuh hanya 1 gram). Tingginya beragam kandungan zat gizi makro ini membuat daging kelinci bermanfaat sebagai sumber energi yang baik. Kandungan zat besi dalam daging kelinci pun termasuk cukup tinggi, mampu memenuhi 27% kebutuhan harian Anda.

Selain itu, daging kelinci juga diperkaya oleh berbagai vitamin dan mineral penting. Daging kelinci kaya akan vitamin B-12, vitamin B-3, magnesium, 46,8% selenium yang berfungsi sebagai antioksidan, dan 22,4% fosfor untuk kekuatan tulang. Vitamin B-12 memainkan peran penting dalam pembentukan sel darah merah, metabolisme, dan fungsi sistem saraf. Sementara vitamin B-3 atau dikenal dengan niacin, membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi dan memproduksi hormon seks.

Gizi daging kelinci bisa dibilang sebanding dengan “teman” daging putih lainnya, seperti ayam. Per 100 gram dada ayam utuh tanpa kulit mengandung 165 kalori, 31 gram protein, 85 mg kolesterol, dan total lemak 3,6 gram. Kadar lemak jenuh dalam satu porsi ayam pun sama persis dengan kelinci, hanya sekitar 1 gram yang sudah mencukupi 5% kebutuhan harian Anda. Namun sayangnya, kadar B-12 dan zat besi dalam daging ayam jauh lebih sedikit daripada kelinci.

Perhatikan juga cara mengolahnya untuk meraih manfaatnya

Karena kandungan gizi daging kelinci sedikit banyak bisa disandingkan dengan daging ayam, ini menjadikannya sebagai alternatif daging putih yang sama baiknya jika Anda bosan dengan sajian ayam yang itu-itu saja.

Daging putih umumnya memang masih lebih baik ketimbang daging merah, tapi tentunya Anda tetap harus memperhatikan jumlah porsi, seberapa sering Anda memakannya, dan juga cara memasaknya agar kandungan gizi kelinci olahan Anda tidak berubah dan malah berbalik merugikan kesehatan tubuh.

Pada umumnya, cara paling aman untuk mengolah daging kelinci adalah dengan ditumis, kukus, atau direbus (sebagai sup). Metode pembakaran atau pemanggangan bisa menghilangkan sampai 40 persen dari vitamin B dan mineral yang terkandung pada daging. Selain itu, ada kekhawatiran tentang kandungan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang berpotensi sebagai zat penyebab kanker ketika daging dipanggang atau dibakar sampai gosong kehitaman.

Pertimbangkan juga untuk mengombinasikannya dengan sayuran, seperti jagung, nasi merah, kentang, atau brokoli.

Baca Juga:

  • Mencuci Daging Ayam Mentah Sebelum Dimasak Ternyata Berbahaya, Lho!
  • Benarkah Makan Daging Kambing Bisa Meningkatkan Gairah Seksual Pria?
  • Potongan Daging Sapi Apa yang Paling Sehat dan Lemaknya Sedikit?

Sumber : HelloSehat

Benarkah Sering Masturbasi Bikin Rambut Rontok?

Benarkah Sering Masturbasi Bikin Rambut Rontok? Benarkah Sering Masturbasi Bikin Rambut Rontok?

Masturbasi masih saja menjadi salah satu topik yang amat tabu untuk dibicarakan blak-blakan di tengah masyarakat modern. Pada akhirnya, banyak kesalahpahaman dan mitos yang berseliweran tentang masturbasi. Masih sering dengar, kan, kalau katanya masturbasi bikin lutut kopong — padahal sudah terbukti salah? Bagaimana dengan bisik tetangga yang bilang masturbasi bikin rambut rontok? Simak penjelasan medisnya berikut ini.

Apa yang kita lakukan saat masturbasi?

Masturbasi atau onani adalah aktivitas seksual yang dilakukan seorang diri dengan merangsang organ intim atau area sensitif pakai tangan sendiri (bisa pakai bala bantuan mainan seks juga) untuk mendapatkan kepuasan seksual bagi diri sendiri.

Pria onani memainkan penis, buah zakar, maupun anus. Sebaliknya, rangsangan selama masturbasi pada wanita lebih ditujukan pada payudara, klitoris, dan vagina.

Masturbasi umumnya dilakukan sambil membayangkan adegan atau imajinasi yang erotis. Tak jarang juga orang-orang bermasturbasi sambil menonton film porno.

Benarkah masturbasi bikin rambut rontok?

Jawabannya tidak, masturbasi tidak membuat rambut Anda rontok. Beberapa penelitian kecil menunjukkan adanya kaitan peningkatan kadar hormon androgen dihydrotestosterone (DHT), hormon pemicu kebotakan, yang diubah dari hormon testosteron hasil dari rangsangan masturbasi. Peningkatan DHT memang berperan menyebabkan rambut lebih rontok, tapi masturbasi tidak ditemukan menjadi penyebab tunggal dari peningkatan tersebut.

Teori lainnya mengatakan bahwa masturbasi mengurasi ketersediaan protein dalam tubuh karena disalurkan lewat air mani yang keluar saat ejakulasi. Rambut terbuat dari protein khusus yang disebut keratin, dan air mani memang mengandung protein. Akan tetapi, teori ini tidak bisa dijadikan bukti kuat karena protein yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak cukup banyak untuk dapat berefek besar pada kerontokan rambut.

Singkat cerita, tidak ada bukti ilmiah medis kuat untuk mendukung mitos yang bilang masturbasi bikin rambut rontok. Rambut rontok pada umumnya disebabkan oleh kondisi yang disebut sebagai telogen effluvium (TE). Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Penuaan alami
  • Stres fisik dan mental
  • Kehamilan
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Demam tinggi
  • Operasi
  • Proses penyembuhan dari sakit, terutama apabila disertai demam tinggi
  • Berhenti menggunakan pil KB
  • Terlalu banyak mengonsumsi vitamin A
  • Kekurangan protein
  • Anemia
  • Kekurangan vitamin B
  • Sedang dalam masa pengobatan penyakit autoimun
  • Perubahan hormon

Rambut rontok akibat telogen effluvium bersifat sementara, dan bisa sembuh biasanya dalam waktu 6 hingga 9 bulan setelah Anda terlepas dari faktor pemicunya.

Namun jika jumlah kerontokan rambut yang Anda alami sangat banyak di luar batas wajar, lebih dari 100 helai per hari, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter. Rambut rontok parah tidak disebabkan oleh masturbasi, melainkan mungkin disebabkan oleh penyakit autoimun seperti alopecia areata, lupus, hingga sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Baca Juga:

  • Rambut Rontok Hingga 100 Helai Sehari, Normal Atau Tanda Kebotakan?
  • 5 Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Masturbasi Pada Pria
  • Apakah Masturbasi Wanita Itu Berbahaya?
  • Diabetes yang Tidak Terkontrol Bisa Menyebabkan Rambut Rontok

Sumber : HelloSehat

4 Pose Yoga Terbaik untuk Membantu Mengatasi Ejakulasi Dini

4 Pose Yoga Terbaik untuk Membantu Mengatasi Ejakulasi Dini 4 Pose Yoga Terbaik untuk Membantu Mengatasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang paling umum dialami oleh hampir sebagian besar pria. Setidaknya 1 dari 3 pria pernah mengalaminya sekali seumur hidup terutama saat sedang stres berat, meski juga bisa menjadi efek samping penyakit tertentu yang mendasarinya — seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung. Ada banyak obat ejakulasi dini yang tersedia di pasaran, namun cara mengatasinya yang paling aman adalah dengan mengubah gaya hidup jadi lebih sehat. Salah satunya adalah dengan yoga. Ya! Pria pun sah-sah saja untuk beryoga ria.

Kenapa yoga baik untuk mengatasi ejakulasi dini?

Yoga bisa dijadikan obat ejakulasi dini alami karena ampuh untuk membantu Anda mengatasi stress yang biasanya menjadi penyebab utama ejakulasi dini. Yoga membuat Anda untuk bisa lebih tenang secara keseluruhan, dengan melibatkan kombinasi meditasi pikiran, latihan pernapasan, dan teknik relaksasi tubuh.

Dengan melakukan senam yoga, Anda belajar untuk menyelaraskan ritme pernapasan dengan gerakan, serta menyatukan tubuh, jiwa, dan pikiran. Pada akhirnya, semua ini membantu menghindari Anda dari berbagai masalah psikologis lainnya yang juga umum jadi pemicu ejakulasi dini, seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Yoga bahkan juga membantu menguatkan ikatan batin dengan pasangan saat bercinta. Gerakan yoga sedikit banyak turut melatih kekuatan otot dasar panggul yang dapat memberikan Anda performa seks dan sensasi orgasme yang lebih menakjubkan. Terlebih, yoga membuat Anda secara tidak langsung belajar untuk memfokuskan pikiran sembari mengendalikan reaksi diri terhadap lingkungan sekitar. Hal ini membuat Anda lebih mampu untuk menunda orgasme yang terlalu cepat.

Pada akhirnya, yoga merupakan salah satu bentuk kardio yang memacu kekuatan dan kebugaran otot-otot jantung. Semakin kuat otot jantung Anda, semakin lancar jantung mengalirkan darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis untuk menciptakan ereksi saat terangsang.

Macam-macam gerakan yoga untuk obat ejakulasi dini alami

Anda bisa mencoba beberapa pose yoga di bawah ini dengan instruktur yoga yang sudah terlatih. Berikut ini empat gerakan yoga untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria, yang juga bisa memanaskan kembali gairah bercinta.

1. Dhanurasana

Dhanurasan atau pose busur mampu merangsang organ reproduksi pria, sehingga dapat mengatasi masalah ejakulasi dini dan menambah intensitas orgasme saat berhubungan seksual.

Posisi busur ini dilakukan dengan berbaring di alas yang datar dan perut menjadi titik tumpunya. Lalu pastikan jika kaki Anda selebar pinggul dan lengan harus berada di sisi tubuh Anda. Setelah itu, secara perlahan angkat kaki dan pegang kaki Anda yang diikuti dengan mengangkat dada saat mengambil napas. Kaki kemudian ikut ditarik ke atas. Tahan posisi ini selama 20 detik.

2. Sarvangasana

Sarvangasana adalah pose yoga yang memengaruhi keseluruhan tubuh. Dengan melakukan gerakan ini dapat menyehatkan sistem reproduksi dan juga meningkatkan potensi air mani (sperma).

Gerakan ini dilakukan dengan berbaring telentang dengan lengan menempel dekat badan dan jari kaki yang bersentuhan. Angkat kaki dengan lutut lurus sambil menghirup napas. Pegang pinggul Anda dengan tangan Anda sambil mengangkat tubuh Anda sebisa mungkin. Ambil beberapa napas pada posisi ini, kemudian perlahan turunkan kaki dan kembali ke posisi awal.

3. Paschimottanasana

Paschimottanasana adalah pose yoga yang dapat membantu relaksasi otot panggul yang tegang dari duduk dalam jangka waktu yang lama dan meningkatkan aliran darah yang lebih baik. Pose ini juga bekerja untuk menenangkan Anda dan meredakan depresi ringan. Gerakan ini juga dapat membuat Anda bertahan lebih lama saat berhubungan seksual.

4. Bhujangasana

Bhujangasan atau disebut juga dengan pose kobra, adalah pose yoga yang mampu mengatasi ejakulasi dini. Gerakan ini akan membantu Anda untuk meregangkan otot di bahu, juga sangat membantu mengurangi kekakuan punggung bagian bawah, serta memberi kekuatan pada lengan dan bahu. Selain itu, gerakan ini juga dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Baca Juga:

  • 6 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Ejakulasi Dini
  • Tak Cuma Lelaki, Wanita Juga Bisa Alami Ejakulasi Dini
  • 4 Teknik untuk Mencegah Ejakulasi Dini

Sumber : HelloSehat

Pelatihan CDWCN Maret 2018 Dibuka !

Pelatihan perawatan luka diabetes (CDWCN) kembali dibuka. Segera daftarkan diri anda untuk mengikuti pelatihan paling bergengsi ini. Dapatkan pengetahuan baru dari para pakar perawatan luka Klinik Kitamura dan sertifikat untuk membuka praktik perawatan luka mandiri.

Selain itu, anda bisa melakukan praktik langsung menangani pasien luka di Klinik Kitamura. Kuota Terbatas !!

Untuk pendaftaran dapat mengisi form di bawah ini :

PENDAFTARAN CDWCN 15 DIBUKA HINGGA 27 OKT 2018

Waktu pendaftaran : 15-11-2018 07:05:35


Gunakan alamat email yang aktif